Kamis, 12 Mei 2016
Waktu dan Etika Kerja
Untuk operasi hotel yang harus buka selama 24
jam, misalnya untuk room division dan room service, coffee shop serta keamanan dan fasilitas
tertentu di hotel, setiap karyawan yang berperan disana akan bekerja secara shift atau dalam regu kerja dengan pengaturan sebagai berikut:
- shift I : jam 07.00 – 15.00
- shift II : jam 15.00 – 23.00
- shift III : jam 23.00 – 07.00
Hal kedua, yang patut dibahas sebagai etika
dalam pekerjaan operasional adalah tentang kehadiran dan ketidakhadiran dalam
kerja. Kehadiran adalah mutlak bagi karyawan sesuai dengan jadual kerja (schedule) yang telah dibuat oleh supervisor dan kepala bagian
masingmasing. Absensi dari kerja tanpa pemberitahuan akan mengakibatkan dikenakannya
tindakan disiplin dan peringatan kerja bagi karyawan tersebut. Termasuk
keterlambatan datang ke tempat kerja, jika dilakukan beberapa kali apalagi ada
unsur kesengajaan dan ketidak sesuaian dalam pengaturan waktu, maka akan
mendapatkan sanksi tindakan disiplin. Dibalik sanksi tersebut ada suatu
kenyataan yang patut disimak, yaitu seorang staff
receptionist, misalnya tidak bisa meninggalkan posnya di front desk counter sebelum timbang terima atau memberikan laporan berantai ke staf
yang akan masuk di giliran kerja berikutnya. Tanpa kehadiran mereka, seorang receptionist tersebut tidak bisa pulang. Logikanya demikian. Jadi, datang terlambat
apalagi dalam waktu yang cukup lama, adalah suatu “dosa” besar karena
membiarkan teman kerjanya menunggu sampai dia datang untuk melakukan serah
terima. Yang ideal adalah lima belas menit sebelum giliran kerjanya seseorang sudah
datang di kantor untuk bisa melanjutkan operasional yang sebelumnya melalui
serah terima. Dengan demikian maka operasional di front office akan menjadi lancar. Bagaimana jika seseorang tidak bisa masuk kerja karena sakit? Seorang staf
yang sakit diwajibkan memberitahu ke
supervisor sebelum pergantian shift, sehingga pekerjaan
bisa diatur oleh supervisor. Bisa jadi karyawan yang telah bekerja di suatu shift kerja diminta untuk terus bekerja
sampai satu shift lagi, dengan kompensasi hari
libur di kemudian hari. Bisa juga supervisor atau assistant
manager yang menangani pekerjaan staf yang sakit tadi.
Setelah seseorang melakukan ijin tidak masuk kerja karena sakit, maka kewajiban lainnya adalah memmberikan surat
keterangan sakit dari dokter 24 jam setelah
berita ijin sakit tersebut. Tamu adalah raja,
merupakan ungkapan klasik yang merefleksikan
bahwa layanan ke pelanggan adalah merupakan hal yang penting.
Seorang karyawan harus menyadari bahwa dalam operasional sehari hari, tindakan dan profesionalisme mereka adalah untuk pelanggan. Jika ada karyawan yang bekerja tetapi
untuk kepentingandirinya sendiri akan menjadi salah sasaran. Ungkapan lain yang
sejenis dengan itu adalah customer
is the central of everything we do,
artinya
pusat dari skill dan pengetahuan kita itu untuk service
kita ke tamu atau pelanggan
di hotel. Dengan demikian maka rasa hormat, sopan, menjunjung tinggi hak-hak
tamu dan menyadari akan arti penting tamu dengan memberikan layanan secara
tulus dan cepat serta efisien akan
terwujud.
Kamis, 21 April 2016
Berikut ini adalah uraian tugas dan tanggungjawab setiap posisi dibagian makanan dan minuman.
1. Food & Beverage Director
Uraian tugas dan tanggungjawabnya:
• Menetapkan
menu, sistem penyajian, strategi penjualan,
mengarahkan pelaksanaan serta menilai keberhasilan
• Melakukan
analisa tentang pesaing
• Menyusun
anggaran FB Production kitchen, F&B service dan
Stewarding
• Merumuskan
kebijaksanaan pengendalian biaya operasional
• Menangani
permasalahan yang memerlukan penanganan
langsung
• Menciptakan
hubungan yang harmonis dengan kolega dan
pelanggan
• Menyelenggarakan
briefing di
dalam departemen
• Mengusulkan
kepada atasan, tentang penyesuaian prosedur dan
kebijakan di lingkungan food & beverage department jika
diperlukan
2. Assistant Food & Beverage Manager
Uraian tugas dan tanggungjawabnya:
• Melakukan
koordinasi pelaksanaan kegiatan antar kitchen, F& B
service dan stewarding
• Menyusun
rencana kerja dan menilai pelaksanaanya
• Mengawasi
jadual operasional bawahannya
• Memonitor
hasil inventaris fisik di bagian kitchen, F&B service dan
stewarding
• Memonitor
pelaksanaan store
room requisition
• Melakukan
penilaian penampilan kerja bawahan
• Melaksanakan
kelancaran operasional berbagai kegiatan yang
ada kaitan kerja dengan food & beverage department
• Mengkoordinasikan
penyiapan dan mengawasi kelancaran acara
event/function
• Menangani
permasalahan yang memerlukan penanganan
langsung dan melaporkan kepada atasan
• Menjalin
hubungan dengan rekan dan tamu
• Menciptakan
hubungan yang harmonis dengan kolega dan
pelanggan
• Memberi
arahan dan petunjuk kepada bawahan
3. Restaurant & Bar Manager
Uraian tugas dan tanggungjawabnya:
• Mengkoordinasi
kegiatan operasi di outlet food & beverage
service
• Mengkoordinasi
persiapan dan mengawasi kelancaran
penyelenggaraan function/event
• Membantu
kelancaran pelaksanaan inventaris fisik
• Menjalin
dan membina hubungan dengan tamu
• Membantu
untuk membuat laporan monthly report F&B sales
• Melakukan
penilaian penampilan kerja bawahan
• Mengani
permasalahan yang memerlukan penanganan langsung
dan melaporkan kepada atasan
• Menangani
dan memonitor suatu perubahan dan penyimpangan
dalam kegiatan operasional
• Memonitor
dan mengawasi personal
hygiene, grooming and
sanitasi
• Menangani
dan mengawasi langsung pelayanan tamu VIP
• Menciptakan
dan membina suasana kerja yang sehat
• Menyelenggarakan
briefing harian
4. Head Waiter
Uraian tugas dan tangungjawabnya:
• Mengawasi
penyimpangan penggunaan par stock
• Memeriksa
kelengkapan dan ketepatan dari “mise en place”
• Meneliti
ketepatan daily
sales report
• Mengarahkan
dan mengawasi kelancaran pelayanan di restoran
• Menangani
keluhan tamu
• Mengatur
pembagian “station”
• Memeriksa
personel
hygiene, grooming dan
sanitasi
• Mendampingi
sous chef dalam
penataan buffet
• Menangani
langsung pelayanan tamu VIP (Very important
Person)
• Mengkoordinir
dan mengawasi pelaksanaan clear up
• Membantu
kelancaran pelaksanan inventaris pisik
• Memeriksa
kelengkapan, ketepatan pengadaan”store room
requisition”
• Menjalin
hubungan baik dengan tamu
• Membuat
jadual kerja bawahan
• Mengawasi
disiplin bawahan
• Menangani
permasalahan tamu
• Melakukan
penilaian kerja bawahan
• Menciptakan
dan membina suasana kerja yang sehat
5. Assistant (Head Waiter Captain)
Uraian tugas dan tanggungjawabnya:
• Membantu
head waiter melaksanakan tugasnya
• Melengkapi
kelengkapan, ketepatan dari mise en place
• Membuat
daily sales
report
• Melengkapi
penyimpanan dan penggunaan par stock
• Mengawasi
dan membantu kelancaran ketepatan pelaksanaan
pelayanan penjualan dan penyajian
makanan dan minuman
• Membuat
repair dan
maintanance
order
• Menangani
langsung pelayanan tamu VIP
• Mengatasi
keluhan tamu
• Mengawasi
dan mengarahkan kelancaran pelayanan bawahan
• Membantu
kelancaran pelaksanaan inventaris fisik
• Menjalin
hubungan baik dengan tamu
• Menciptakan
dan membina suasana kerja yang sehat
6. Waiter/ Waitress
Uraian tugas dan tanggungjawabnya:
• Mempersiapkan
kelengkapan tehnis pelayanan
• Melaksanakan
persiapan set
up-mise en place
• Melakukan
pelayanan langsung kepada tamu
• Mengambil
pesanan/order
tamu dari captain untuk
diteruskan
kepada kitchen
• Melaksanakan
penyajian hidangan kepada tamu
• Melaksanakan
clear up dari
meja tamu
• Mempersiapkan
dan mengambil kebutuhan linen napkin, wares,
supplies
• Mengumpulkan
dan mengantarkan soiled
linen dan dirty dishes ke
laundry/stewarding
• Melakukan
penyiapan table
set up dan clear up
• Melaksanakan
dan mengikuti perintah captain dalam menjalankan
tugas-tugasnya
• Melakukan
pembersihan area kerja
• Menjalin
hubungan dengan tamu
• Menghadiri
briefing harian
7. Chief Bartender
Uraian tugas dan tanggungjawabnya:
• Mengawasi
penyimpanan, penggunaan bar stock
• Melengkapi
kelengkapan, ketepatan dari mise en place
• Membuat
daily sales
report
• Mengawasi
kelancaran, ketepatan pelaksanaan mixing drinks,
penyajian, penjualan dan pelayanan
• Menyusun
standard
portion, standard receipt, standard beverage
cost bersama dengan F&B cost control
• Mengarahkan,
mengawasi kelancaran pelayanan
• Mengatasi
keluhan tamu
• Mengatur
pembagian “station”
serta mengawasi pelaksanannya
• Memeriksa
personel
hygiene, grooming dan
sanitasi
• Menangani
langsung pelayanan tamu VIP
• Membantu
kelancaran pelaksanaan inventaris fisik
• Memeriksa
kelengkapan, ketepatan pengadaan”store room
requisition”
• Membuat
repair dan
maintanace
order
• Mengawasi
disiplin bawahan
• Menangani
permasalahan tamu
• Melakukan
penilaian kerja bawahan
• Menciptakan
dan membina suasana kerja yang sehat
8. Room Service Order Taker
Uraian tugas adan tanggungjawabnya:
• Menangani
penerimaan, pencatatan room service order dan
menyampaikan kepada room service captain
• Menyarankan
dan membantu tamu dalam pemilihan menu
• Menghubungi
tamu untuk pelaksanaan clear up
• Menerima
keluhan tamu dan melaporkan kepada head waiter
• Memelihara
suasana kerja yang sehat
• Menghadiri
briefing head
waiter
Langganan:
Postingan (Atom)